Ticker

5/recent/ticker-posts

Tragedi Pembantaian di Aceh Tenggara: Enam Korban Dibacok, Lima Tewas

Foto : Bupati Aceh Tenggara H.M. Salim Fakhry saat meninjau lokasi kejadian bersama Dandim 0108/Agara dan Wakapolres Aceh Tenggara.

Kutacane - sahagaranews86.com
Warga Desa Uning Sigugur, Kecamatan Babul Rahmah, Aceh Tenggara, digemparkan oleh peristiwa pembantaian brutal yang terjadi pada Senin siang, 16 Juni 2025. 

Dalam kejadian mengerikan tersebut, enam orang menjadi korban pembacokan oleh seorang pria yang diduga masih memiliki hubungan keluarga dengan para korban.

Lima orang dilaporkan meninggal dunia di tempat, sementara satu korban lainnya kini menjalani perawatan intensif di RSUD H. Sahudin Kutacane. 

Pelaku disebut menggunakan senjata tajam berupa parang panjang dan melakukan aksinya secara membabi buta.

“Hari ini kita berduka. Mari kita ucapkan Innalillahi wa inna ilaihi raji’un,” ucap Bupati Aceh Tenggara H.M. Salim Fakhry saat meninjau lokasi kejadian bersama Dandim 0108/Agara dan Wakapolres Aceh Tenggara.


“Jangan sampai informasi simpang siur. Motif belum bisa dipastikan. Kita percayakan kepada pihak keamanan. Semoga pelaku segera ditangkap atau menyerahkan diri,” imbuhnya, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.


Kronologi kejadian pembantaian keluarga 
Aksi keji tersebut terjadi secara tiba-tiba, menyisakan trauma mendalam di kalangan warga. Rekaman video dan foto dari lokasi kejadian yang tersebar di media sosial memicu gelombang kecemasan dan duka luas.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri SH SIK MIK melalui Kasi Humas AKP Jomson Silalahi, menyampaikan aksi pembunuhan tersebut bermula saat P mendatangi rumah Aura (15) dan Fazri (4), keduanya warga Desa Uning Sigugur. 

Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang kedua korban dengan senjata tajam hingga menyebabkan keduanya meninggal dunia di tempat.

Tidak berhenti di situ, sekitar pukul 13.30 WIB, pelaku melanjutkan aksinya ke rumah korban lainnya.

Yaitu ke rumah Evi (16), yang juga dibacok pada bagian kepala dan leher hingga tewas. 

Pelaku kemudian membacok Mattiah (45), warga Desa Rambung Tubung, di bagian kepala.

Serta menyerang Nayan (50) dan Hidayat (27) di rumah mereka di Desa Uning Sigugur. 

AKP Jomson menjelaskan bahwa berdasarkan hasil sementara, antara pelaku dan para korban terdapat hubungan kekeluargaan

Dimana P merupakan paman sekaligus adik kandung ibu dari beberapa korban.

Dugaan motif masih dalam penyelidikan intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Aceh Tenggara.

Sebelum kejadian, pelaku diketahui baru pulang berbelanja kebutuhan rumah tangga dari Pajak Senin Desa Tenembak Alas, Kecamatan Tanoh Alas.

Pelaku tinggal bersama orang tuanya di kawasan Pegunungan Kompas, Desa Alur Baning.


📝 [Ady]